Jumat, 24 Juni 2022
Graduation Eve 2022 jilid 1
Jumat, 10 Juni 2022
Mengelola Majalah Sekolah
Kamis, 09 Juni 2022
Menulis Buku dari Karya Ilmiah
Kamis, 24 Februari 2022
Langkah Menyusun Buku Secara Sistematis
Juldul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Resume ke : 14
Tanggal : 21 Februari 2022
Tema : Langkah Menyusun Buku Secara Sistematis
Narasumber : Yulius Roma Patandean, S.Pd.
Buah naga tumbuh di hutan
Boleh dimakan dengan kerupuk
Jangan kita menunda pekerjaan
Agar beban tidak menumpuk.
Tak terasa malam ini merupakan pertemuan ke 16. Saya masih punya 4 tagihan tulisan blog yang harus segera saya lunasi. Memang berat untuk lomitmen terhadap tugas yang telah direncanakan. Tapi saya akan terus belajar walapun mengalami jatuh bangun.
Malam ini tema yang menjadi bahan tulisan adalah “Langkah Menyusun Buku Se1cara Sistemat1is. Narasumber yang dihadirkan adalah seorang guru SMA yang juga aktif nenjaadi penulis dan editor, yaitu Bapak Yulius Roma Patandean, SPd. Belia lahir di Salubarani, Tanah Toraja 38 tahun yang lalu. Sedangkan untuk moderatornya sudah tidak asing lagi buat kita semua, yaitu Bapak Muliadi.
Pak Yulius membagikan pengalamannya tentang dunia tulis menulis. Beliau mempunya prinsip CLBK dalam menyelesaikan tulisannya. Apa itu CLBK?
C berarti Coba. Menulis tidak bisa menjadi ala bisa karena biasa semata, melainkan harus ada yang namaya percobaan. Maka dengan selalu mencoba menulis, akan timbuldalam dri kita penasaan untuk menjalaninya. Ibaratnya kita akan mengenal rasa pahit, asam ,manis , kecewa dan bahagia apabila kita mencoba. Percobaan yang kita lakukan tentu akan mendorong kita unutk berbuat lebih untuk menjawab rasa penasaran.
L berarti Lakukan. Jiika sudah mencoba, kita harus segera melakukan proses menulis, melakukan praktek menuangkan ide dalam bentuk karya tulis.
B berarti Budayakan. Seperti halnya memakai sarung sudah menjadi budaya orang Toraja, maka hendaknya menulis pun menjadi budaya yang menyatu dalam perjalanan hidup kita. Hingga kita akhirnya berhasil menerbitkan buku dari penerbit.
K berarti .Konsisten. Konsisten merupakan langkah terakhir dalan kegiatan menulis. Menurut beliau, budaya menulis yang baik adalah saat kita menjadi konsisten dalam prakteknya. Untuk menumbuhkan konsistensi dalam diri kita, kita perlu membangun minat menulis dan mempunyai motivasi untuk menghasilkan sebuah buku ber-ISBN.
Cara sistematis menyelesaikan tulisan, misalnya cara membuat judul, bab, sub judul, daftar isi, kutipan, indeks dan daftar pustaka secara otomatis seperti yang dianjurkan oleh Pak Yulius ada di link youtube ini.
https://www.youtube.com/watch?v=eePQwyHAcjw
https://youtu.be/jXPr59aWJSc
Sebagai closing statement, Pak Yulius mengajak kita untuk selalu fokus dan tidak berhenti menulis sebelum terbit buku ber-ISBN. Kita harus percaya diri pada kemampuan menulis kita, karena tulisan yang kita terbitkan akan menemukan takdirnya sendiri. Semoga istilah CLBK tersebut di atas juga bisa menjadi penyemangat kita untuk memulai, meneruskan dan menciptakan karya tulisan bahkan hingga kita berhsil menerbitkan bulu solo.
Proofreading Sebelum Menerbitkan Tulisan
Ada perisitiwa apa di masa depan?
Orang semakin terisolasi
Semarak pesta memudar
Panas neraka tertumpah di jalanan
Siapa yang bisa kuandalkan?
Selain Dia Sang Pencipta kehidupan
Senin, 14 Februari 2022
Kiat Menulis Cerita Fiksi
Senin, 07 Februari 2022
Menulis Itu Mudah
Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Resume ke- : 11
Gelombang : 23
Tanggal : 7 Februari 2022
Tema : Menulis Itu Mudah
Narasumber : Prof. Dr. Ngainun Naim
Tak terasa, malam ini para peserta memasuki pertemuan kesepuluh kelas Belajar Menulis PGRI. Semilir angin membelai punggungku. Langit senyap tanpa kerlap bintang.
Tepat pukul 7 malam, tampillah Ibu Raliyanti sebagai moderator. Setelah menyapa seluruh peserta dan mengajak semuanya untuk berdoa, Ibu Raliyanti langsung memperkenalkan narasumber malam ini. Beliau adalah Dr. Ngainun Naim, seorang dosen di UIN Sayyid Ali RahmatullahTulungagung, yang lahir pada tanggal 19 Juli 1975. Dengan lebih dari 20 karya tulis buku, beliau sangat produktif sebagai penulis, sekaligus sorang motivator dan pegiat litrerasi.
Tema yang diangkat pada pertemuan ini adalah “Menulis Itu Mudah”. Menurut beliau, jika menulis sudah menjadi budaya akan menjadi luarbiasa.
Apa benar menulis itu mudah? Tentu jawabannya tergantung kita masing-masaing. Sebagian merasa susah, sebagian lagi merasa gampang.
Ada beberapa langkah ( 6 kunci) seperti yang disarankan oleh Prof. Ngainun supaya bisa menulis artikel dengan mudah, yaitu”
1. Ubahlah pola pikir
Umumnya kita merasa bahwa menulis itu
sulit. Maka, kita perlu mengubah pola pikir tsb menjadi ” menulis itu mudah’
2. Teruslah
berlatih menulis
Apabila kita sudah menguasai teori menulis, namun jarang berlatih menulis,
hasilnya akan tiidak sebaik apabila kita terus berlatih menulis. Seperti pepatah
mengatakan ‘ Alah bisa karena biasa”. Wajib hukumnya untuk menulis setiap hari
(walau hanya 1 alinea) jika mau menjadi penulis yang sukses. Karena menulis
memerlukan proses.
3. Jangan menunggu waktu luang
Menulis ibaratnya mengeluarkan tabungan
bacaan yang ada di otak kita. Sesibuk apapun, yang penting luangkan waktu untuk menulis.
4. Perbanyaklah
membaca buku atau artikel
Dengan banyakmembaca buku karya orang lain,
kita akan diperkaya wawasannya, pengetahuan dan ide kita akan berkembang. Perlu diingat seperti saran beliau, bahwa
ketika membaca, kita harus mengutamakan ‘paham’,
bukan ‘katam’
5. Rajinlah mengamati, mencatat dan mengolah apa yang sudah dicatat menjadi sebuah tulisan. Beliau memberikan contoh saat melakukan perjalanan keTernate, belaiu menghasilkan tulisan tentang perjalanan tsb di link berikut:
https://www.spirit-literasi.id/2019/03/ternate-landmark-di-suatu-senja.html
6. Belajarlah menulis pada penulis lain
Kita bisa belajar menulis secara efektif dengan sering mengunjungi ke blog penulis lain (blog walking)dan memberikan komentar tentang tulisan tsb.
Faktor apa saja yang
membuat kita kesulitan menulis?
1.
Takut salah dan kurang pede
Seringkali kita merasa down apabila tulisan yang kita buat mendapat
kritikan dari orang lain. Untuk hal ini, sang narasumber memberi saran agar
kita tidak usah terlalu peduli dengan krtitikan yang dirasa’menjatuhkan’. Pokoknya teruslah menulis, niscaya lama kelamaan
tulisan kita akan enak dibaca
2.
Sulit mendapatkan ide tulisan
Kadangkala akan ditenui saat kita asyik menulis, tiba-tiba ‘blank’. Kita kehilangan ide. Jika demikian, kita perlu rehat sejenak, bisa
dengan ke dapur bikin teh atau kopi hangat, bisa dengan berdiskusi dengan
kawan. Baru sesudah itu apabila pikiran kitaa fresh kembali, kita melanjutkan aktivitas menulis.
3.
Pingin langsung sempurna
Hal yang menjadi kendala sehingga kita sulit menyelesaikan tulisan kita
yaitu karena kita ingin langsung menghasilkan karya yang sempurna. Sehingga
kita terpaksa berkali-kali mengedit tulisan kita, sampai akhirnya kita tidak
selesai menulis. Baiklah kiranya kita mecermati saran Prof. Dr. Ngainun, yaitu
teruslah menulis, jangan sedikit-sedikit berhenti untuk mengedit. Jangan menulis sambil mengedit. Sediakan waktu
khusus esudah selesai menulis untuk membaca tukisan kita dan melakukan
pengediutan.. beliau biasanya unytuk menulis mulai dari hal yang tidak ideal,
terus dalam proses baru disempurnakan.
4.
Kurang konsisten dalam berlatih menulis
Acapkali kita didera rasa malas untuk melakukan kegiatan yang sudah kita
niatkan untuk idkerjakan dan diselesaikan. Oleh katena itu kita harus bisa
mengalahkan diri sendiri, menguasai rasa malas kita. Memang perlu perjuangan
tiada henti.
Tak terasa sudah berada di penghujung waktu perpisahn. Memang
sebenarnya menulis itu tidak sulit,
alias mudah. Yang penting ada kemauan dan niat. Dan juga selalu gunakan 6 kunci
yang sudah diberikan oleh Prof. Dr. Ngainun yang super.
Bakti Sosial PS Stella Maris ke Air Semut
Hari Minggu, 14 November 2021, 11 anggota Paduan Suara Stella Maris Keuskupan Pangkalpinang mengadakan kunjungan bakti sosial ke Stasi Santo...
-
Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI Pertemuan ke - : 8 Gelombang : 21 Tanggal ...
-
Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI Pertemuan ke - : 5 Gelombang : 21 Tanggal ...
-
Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI Resume ke : 7 Gelombang : 23 Tanggal : 17 Januari 2022 Tema : Ide ...